Selasa, 31 Juli 2018

Diejek Suporter Indonesia, Malaysia U-16 Diminta Mundur dari Piala AFF


Gresik24Jam - Kasus dipasang terbaliknya bendera Indonesia dalam unggahan di media sosial milik pemain Tim Nasional (Timnas) Malaysia U-16 berbuntut panjang. Meski Amirul Ashrafiq Hanifah telah meminta maaf, kekeliruan itu tampaknya telah melukai hati masyarakat Indonesia.

Imbasnya, para pemain Malaysia U-16 mendapat ejekan dari suporter Indonesia saat mereka menghadapi Thailand U-16 dalam laga Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (30/7/2018). Ketika itu, sejumlah suporter Indonesia yang hadir menyanyikan lagu dengan lirik 'Malaysia itu anji**'.


Dan, ejekan itu ternyata ditanggapi serius oleh pihak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Mereka bahkan mengadu kepada Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) dan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) perihal kejadian itu.

Tak cukup sampai di situ, suara lebih lantang bahkan meminta skuat Malaysia U-16 untuk segera menarik diri dari perhelatan Piala AFF U-16. Hal itu disuarakan oleh pemilik Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim, melalui akun Twitter resmi klubnya.

"Selama perhelatan Piala AFF U-16 di Indonesia ketika Timnas Malaysia U-16 melawan Thailand, ada suporter (Indonesia) yang bernyanyi dengan nada provokasi 'Malaysia itu anj**' dan 'Amirul itu anji**'. Saya mendesak dan akan memastikan bahwa Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menulis surat protes resmi ke AFF dan AFC terkait dengan insiden itu, dan menarik diri dari turnamen (Piala AFF U-16) jika diperlukan. Saya percaya hal itu harus segera dilakukan," tulis Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Presiden FAM itu turut mempertanyakan diplomasi yang dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq. Menurutnya, dengan kejadian itu, diplomasi bukanlah hal yang tepat untuk mencapai jalan keluar.


"Nama negara kita sudah dinodai dan direndahkan. Mana yang lebih penting, untuk berjaya atau popular? Sebagai pimpinan, kita seharusnya tak boleh terlalu asyik untuk menyenangkan semua orang. Terkadang, kita harus membuat keputusan yang sulit dan tak disukai untuk kebaikan negara," pungkasnya.

Hawa panas tersebut bermula dari unggahan pemain Malaysia U-16 Amirul Ashrafiq Hanifah dalam Instagram Story miliknya. Alih-alih menaruh bendera Indonesia, ia justru menyematkan bendera Polandia. Hal itu kemudian memantik reaksi keras dari masyarakat Indonesia.


Artikel ini telah tayang di today.line.me dengan judul Diejek Suporter Indonesia, Malaysia U-16 Diminta Mundur dari Piala AFF, https://today.line.me/id/pc/article/Diejek+Suporter+Indonesia+Malaysia+U+16+Diminta+Mundur+dari+Piala+AFF-qrpMam.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

128 Calon Jammah Haji dari Dispendik Kabupaten Gresik Mendapat Pembekalan

www.gresik24jam.org
Wabup Qosim didampingi Kadispendik Mahin dan Kabag Humas Sutrisno saat memberikan pembekalan untuk calon jamaah haji Dispendik Gresik

Gresik24Jam - Sebelum melaksanakan ibadah di tanah suci, sebanyak 128 calon jamaah haji (calhaj) di lingkup Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik mendapat pembekalan ibadah haji dari Wakil Bupati Gresik  H. Moh. Qosim.

Pembekalan tersebut dilakukan di aula Dispendik, Senin (31/07/2018) yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mahin serta seluruh calon jamaah haji yang bakal berangkat ke tanah suci pada tanggal 7 Agustus mendatang.

Mahin menilai, pembekalan ini penting dilakukan kepada para calon jamaah haji. Terutama dalam hal menjaga kesehatan dan  juga fisik dari mulai keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Agar pelaksanaan haji berjalan dengan lancar, perlu adanya kesadaran para jamaah haji untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan dan juga menjaga pola makan,” ujar Mahin.

Karena, sambung Mahin, ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan prima, sehingga menjadi haji yang mabrur dan sehat. Oleh sebab itu, kesehatan haji sangat penting untuk dijaga.

Kadispendik Mahin juga mengatakan kepada calon jamaah haji bahwa selama melaksanakan ibadah di tanah suci untuk senantiasa fokus sepenuhnya terhadap rangkaian-rangkaian ibadah yang dilakukan. “Jangan sampai terlewatkan setiap rangkaian ibadah yang anda lakukan di tanah suci nanti,” pesan Mahin.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Gresik H. Moh. Qosim saat memberi pembekalan mengatakan bahwa melaksanakan ibadah haji merupakan upaya menyempurnakan rukun Islam yang kelima. Kendati demikian, Wabup juga menghimbau agar para calon jamaah haji untuk tidak sombong saat menjalankan ibadah haji.

“Saya minta kepada seluruh calon jamaah haji tidak sombong, karena yang punya sifat sombong hanyalah Allah SWT. Walaupun kita mempunyai harta yang berlimpah, namun tidak ada artinya dihadapan Allah SWT,” ujar Wabup Qosim disela-sela memberikan pembekalan kepada CJH.

Selain itu, orang nomor dua di Kabupaten Gresik tersebut juga mengingatkan betapa pentingnya menjaga kesehatan agar pelaksanaan ibadah dpaat berjalan maksimal.

Wabup yang sudah berkali-kali menunaikan ibadah haji dan umroh ini juga meminta agar calon jamaah haji selalu menjaga citra atau nama Kabupaten Gresik. Wabup tidak ingin terjadinya hal-hal yang dapat merugikan diri jamaah haji dan nama Kabupaten Gresik.

“Ada siaran di televisi jamaah haji yang mencabut kain kiswa atau kain penutup Ka’bah. Ada juga yang mencabut tumbuhan yang ada di sana. Itu yang saya tidak ingin terjadi pada jamaah sekalian,” imbuh Wabup.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno menambahkan, dari 128 jamaah haji dari lingkup Dispendik Gresik tersebut terdiri dari pegawai Dispendik sebanyak 2 orang, Pengawas 7 orang, Staf 5 orang, Guru TK 6 orang, Guru SD 66 orang dan Guru SMP sebanyak 42 orang.

“Jumlah calon jamaah haji dari lingkup Dispendik Gresik ini meningkat dari tahun sebelumnya, yakni 85 orang pada tahun 2017 yang lalu,” pungkas Sutrisno kepada Reportasenews.com. (dik)


Artikel ini telah tayang di reportasenews.com dengan judul 128 Calon Jammah Haji dari Dispendik Kabupaten Gresik Mendapat Pembekalan, http://reportasenews.com/128-calon-jammah-haji-dispendik-kabupaten-gresik-mendapat-pembekalan/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Pelatih Baru Persegres Gresik United Inginkan Debut Indah

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Harapan itu diapungkan Sanusi, karena Gresik United dilanda krisis pemain di laga nanti malam.

Pelatih anyar Persegres Gresik United Sanusi Rahman berharap mendapatkan debut indah kala tim besutannya menghadapi Martapura FC di Stadion Gelora Joko Samudro, Selasa (31/7) malam WIB, pada lanjutan Liga 2 2018 Wilayah Timur.

Sansui masuk menjadi pelatih menggantikan peran Pudji Handoko yang mengundurkan diri. Sanusi menyatakan, ia akan berusaha memimpin anak didiknya keluar dari tren negatif, meski dengan skuat minim usai melepas tujuh pemain, dan satu orang mengundurkan diri.

“Saya sebagai orang Gresik, tentu ingin memperbaiki prestasi tim ini, meski dengan skuat yang ada. Dengan waktu yang relatif singkat, saya memang harus putar otak. Apalagi sekarang tinggal 18 pemain. Itupun dua orang masih cedera, Dedi Indra dan Sigit. Jadi praktis tinggal 16 pemain saja,” beber Sanusi.

Meski demikian, Sanusi tetap optimistis skuat asuhannya bakal mampu memberikan perlawanan kepada Martapura FC yang saat ini menempati posisi lima besar di klasemen sementara.

“Materi pemain di tim ini sebenarnya sudah bagus, paduan antara pemain muda dan pengalaman. Hanya saja suasana tim yang kemarin kurang kondusif, dan itu yang coba saya ubah dalam lima hari ini. Dengan semakin kondusifnya tim, saya percaya para pemain akan bisa menampilkan sesuatu yang beda,” kata dia.

Sementara pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae menegaskan tidak ingin kalah semangat dengan menargetkan poin sempurna untuk menjaga posisi tetap bersaing di papan atas. Terlebih mereka baru saja menggaet mantan penggawa Gresik United musim lalu, Rahel Radiansyah.

“Soal siapa yang akan dimainkan, itu urusan nanti. Saya akan lihat yang paling siap. Saya tidak melihat ada pemain inti atau cadangan, semua pemain saya anggap punya kemampuan dan kesempatan yang sama. Semoga kami bisa meraih hasil bagus di lapangan,” tutur Frans.

“Dari tiga musim lalu, manajemen dan pendukung memang selalu berkeinginan agar tim bisa naik ke Liga 1. Target juga masih terus kami upayakan untuk musim ini.” (gk-43)






Artikel ini telah tayang di goal.com dengan judul Pelatih Baru Persegres Gresik United Inginkan Debut Indah, http://www.goal.com/id/berita/pelatih-baru-persegres-gresik-united-inginkan-debut-indah/137nxe2wgsu7z1i2ocdaqgi3zr.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao ke Gresik, Dukung Anaknya

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Mantan Presiden Republik Demokratik Sosial Timor Leste Xanana Gusmao menyaksikan timnas U-16 Timor Leste di Stadion Gelora Joko Samudro. Timnas bakal bertanding di laga lanjutan kualifikasi Piala AFF U-16 2018.

Selain menyaksikan secara langsung, Xanana Gusmao juga memberi dukungan terhadap putranya yang menempati posisi bek. Dia adalah Kay Olok Sword Gusmao, pemain sekaligus juga kapten tim.

Dengan mengenakan baju pantai warna hijau berpadu dengan warna hitam, Xanana dengan seksama menyaksikan timnas junior Timor Leste saat berhadapan dengan Vietnam. Sayang, dukungan langsung terhadap junior belum membuahkan hasil karena kalah 0-4 dari Vietnam.

"Kedatangan saya kesini memberi dukungan terhadap junior yang nantinya merupakan tim masa depan," ujarnya, Selasa (31/07/2018).

Usai menyaksikan pertandingan, Xanana Gusmao langsung menuju ke ruang ganti pemain. Dengan menggunakan Bahasa Portugal. Mantan orang nomor satu di Timor Leste itu memberi wejangan sambil memperagakan bahasa tubuh yang kurang respek terhadap timnas Timor Leste U-16.

Satu per satu pemain Timor Leste U-16 ditanya kenapa bermain kurang semangat saat berhadapan dengan Vietnam. Bahkan, putra Xanana pun tak luput dari amarah ayahnya.

"Ayoo yang semangat jangan loyo lagi di pertandingan selanjutnya," ujar Xanana Gusmao.

Sementara pelatih Timor Leste U-16, Jao M Da S Araujo menduga, kehadiran mantan Presiden Xanana Gusmao malah membuat pemainnya grogi. Padahal, pertandingan sebelumnya bermain cukup bagus.

"Fisik pemain malah droup, dan passing bola juga sering salah. Apa ini faktor grogi atau apa saya kurang tahu," tandasnya. [dny/but]


Artikel ini telah tayang di beritajatim.com dengan judul Mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao ke Gresik, Dukung Anaknya, http://www.beritajatim.com/olahraga/335250/mantan_presiden_timor_leste_xanana_gusmao_ke_gresik,_dukung_anaknya.html.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Warga Gresik Terima Hunian Layak dari Bank DBS

www.gresik24jam.org
Para karyawan Bank DBS Indonesia saat melakukan kegiatan renovasi rumah warga tidak mampu di Gresik, Jawa Timur.

Gresik24Jam - Para karyawan Bank DBS Indonesia menjalankan gerakan relawan yang dinamai People of Purpose di lima kota. Kegiatan ini dalam rangka merayakan hari jadi DBS Group ke-50 tahun dan DBS Indonesia ke-29, bekerja sama dengan lembaga nirlaba, Habitat for Humanity itu, mereka menggelar misi membangun rumah untuk penduduk Desa Kesambenkulon, Gresik.

DBS Group yang baru saja dinobatkan sebagai World’s Best Digital Bank 2018 oleh Euromoney ini menggelar 50 program People of Purpose di enam market: Indonesia, Singapura, Taiwan, Hongkong, Tiongkok, dan India.

"Kegiatan People of Purpose di Indonesia akan dilaksanakan di lima wilayah kota besar di Indonesia dimana sebagai kegiatan kedua dalam rangkaian program People of Purpose untuk wilayah Surabaya adalah membangun tempat tinggal yang layak melalui pembangunan beberapa rumah di Desa Kesambenkulon, Gresik, bersama Habitat for Humanity," kata Paulus Sutisna, Presiden Direktur, Bank DBS Indonesia, Selasa (31/7/2018).

Kegiatan telah dikerjakan pada pekan lalu, dengan melakukan renovasi rumah warga Gresik. People of Purpose merupakan salah satu wujud nyata dari misi, yaitu “Live More, Bank Less”.

People of Purpose merupakan gerakan kesukarelawanan oleh karyawan Bank DBS Indonesia yang bertujuan untuk memberikan nilai-nilai positif DBS, berbagi keahlian dan keterampilan serta untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi komunitas.

Kegiatan People of Purpose di wilayah Surabaya dilaksanakan di Desa Kesambenkulon, Gresik, dengan bekerja sama dengan Habitat for Humanity dalam menyediakan tempat tinggal yang layak para penduduk.

“Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang menjadi dasar hidup yang berkualitas. Melalui program People of Purpose tahun ini bersama Habitat for Humanity, kami berharap bahwa penduduk Desa Kesambenkulon, Gresik, dapat memiliki hunian yang layak dan menikmatinya," tandas Paulus.


Artikel ini telah tayang di surabaya.tribunnews.com dengan judul Warga Gresik Terima Hunian Layak dari Bank DBS, http://surabaya.tribunnews.com/2018/07/31/warga-gresik-terima-hunian-layak-dari-bank-dbs.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Gresik Waspada Tahun Politik, Banyak Kepentingan ‘Pecah Belah’ Kekuatan

Prof Dr Muhammad Toha (putih) memberikan materi wawasan terkait persatuan dan kesatuan bangsa pada acara pembukaan Forum Pembauran Kebangsaan di ruang Argo Lengis kantor Bupati Gresik.

Gresik24Jam - Tahun politik saat ini menjadi perhatian kewaspadaan sebab banyak sekali kepentingan yang ingin memecah belah kita. Kita saling dibenturkan dari segala perbedaan mulai dari perbedaan ras, suku, agama bahkan mashab. Diatas diisampaikan Sekda Gresik, Djoko Sulistio Hadi saat membuka Kegiatan Forum Pembauran Kebangsaan (FPB) Gresik, Selasa (31/7).

Apresiasi juga di berikan Sekda Gresik terkait kegiatan yang diselenggarakan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gresik ini. Acara dihadiri seluruh anggota FPB yang terdiri dari para tokoh berbagai agama se Kabupaten Gresik. Kepala Seksi Ketentaraman dan Ketertiban dari 16 Kecamatan se Kabupaten Gresik ikut hadir.

“Sebagai masyarakat yang berada di wilayah insdustri, kerawanan diatas resikonya sangat tinggi. Alhamdulilah, berkat peran serta tokoh-tokoh agama yang hadir ini, maka sampai saat ini Gresik tetap kondusif,” tegas Sekda.

Ada modal penting, tambah Sekda bahwa adanya rasa dan kepedulian akan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini adalah modal terbesar agar masyarakat di Kabupaten Gresik bisa lebih maju selangkah. Tentu nya tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan pada tahun politik yang pasti berbeda pilihan.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kesbangpol Gresik, Choirul Anam mengaku pada duta.co, sangat terbantu dengan adanya FPB ini. Menurutnya banyak permasalahan yang menyangkut kehidupan beragama bisa kami selesaikan atas peran serta para anggota FPB ini. “Kami berharap para kasi Kecamatan yang hadir disini, untuk melibatkan dan mengundang anggota FPB jika ada acara atau masalah keagamaan,” jelasnya pada duta.co.

Menguatkan Harapan Pemerintah.

Hadir juga di acara tersebut, Prof. Dr. Mochammad Toha, FPB dibentuk untuk membantu masyarakat. Terutama yang mendapat masalah terkait kerukunan ummat beragama. Anggotanya terdiri dari para tokoh semua agama, jadi ada masalah dengan salah satu agama, pihaknya siap memfasilitasi.

Toha yang juga menjabat Kepala Balai Diklat Kementerian Agama Jawa Timur ini juga menyatakan, “Kita ini sebagai bangsa yang besar, bangsa yang hebat sejak Jaman Sriwijaya dan Majapahit telah menguasai dunia. Terlalu sayang kalau NKRI dirusak oleh hal-hal yang kecil. Untuk itu marilah bersama menjaga NKRI,” pungkasnya. (gus)


Artikel ini telah tayang di duta.co dengan judul Gresik Waspada Tahun Politik, Banyak Kepentingan ‘Pecah Belah’ Kekuatan, https://duta.co/gresik-waspada-tahun-politik-banyak-kepentingan-pecah-belah-kekuatan/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Debt Collector Tarik Paksa Mobil Dijalan, BCA Finance Gresik Diluruk Massa

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Aksi arogan oknum debt collector kembali menuai kecaman. Gara-gara mobil ditarik paksa di tengah jalan, kantor BCA Finance Gresik, Jawa Timur, pun diluruk ratusan massa yang mengatasnamakan diri Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GNBI) Distrik Gresik, pada Selasa (31/07/2018) siang.

Aksi unjuk rasa ini berawal saat mobil Suzuki Ertiga milik Suhartono (50) warga Desa Pandan Agung, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, menunggak cicilan selama 2 bulan lebih di BCA Finance Gresik. Sekitar pertengahan Mei 2018, mobil tersebut dipakai oleh temannya dan tiba-tiba dihadang oleh oknum debt collector.

Dalam proses penarikan mobil tersebut, pihak oknum debt collector terkesan main paksa tanpa mengajak yang bersangkutan ke kantor terlebih dahulu. Atas ulah bak preman itu pemilik mobil akhirnya mengajukan somasi hingga proses mediasi pun berlangsung sebanyak tiga kali. Namun upaya itu tidak menemukan titik temu.

“Kalau memang penarikannya dilakukan secara prosedural, maka pihak kami tidak akan melakukan aksi unjuk rasa seperti ini. Apa memang dibetulkan narik mobil di tengah jalan, lalu yang bersangkutan dibiarkan pulang begitu saja. Ini sudah tergolong aksi perampasan dan bisa diproses hukum,” ujar Anton M selaku korlap aksi.

Bersama ratusan rekan-rekannya, Anton pun menuntut agar pihak BCA Finance segera mengembalikan unit mobil yang telah ditarik oleh oknum debt colector suruhannya. “Kita juga meminta BPKB-nya diserahkan sekaligus minta keringanan atas sisa tunggakan selama 2 tahun,” ungkapnya.

Bila tuntutan tersebut tidak kabulkan, lanjut Anton, maka pihaknya akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. “Tindakan yang dilakukan oleh debt colector ini sudah melanggar pasal 368 dan 365 KUHP tentang tindak pidana perampasan,” pungkasnya.

Sementara pihak BCA Finance Gresik yang kala itu melakukan mediasi bersama perwakilan pendemo, rupanya enggan dimintai tanggapan oleh awak media. Bahkan para pendemo yang tidak puas dengan hasil mediasi, bersikukuh bertahan di depan kantor BCA Finance Gresik.


Artikel ini telah tayang di faktualnews.co dengan judul Debt Collector Tarik Paksa Mobil Dijalan, BCA Finance Gresik Diluruk Massa, https://faktualnews.co/2018/07/31/debt-collector-tarik-paksa-mobil-dijalan-bca-finance-gresik-diluruk-massa/91553/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Polres Gresik akan Langsung Tilang Pelajar yang Kedapatan ke Sekolah Pakai Kendaraan Tanpa SIM

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Polres Gresik mengimbau kepada para pelajar untuk tidak mengendarai motor saat berangkat dan pulang sekolah jika belum memiliki SIM. Polres Gresik menyatakan agar siswa yang belum memiliki SIM untuk memakai sepeda pancal saat ke sekolah.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto mengatakan jika diketahui ada siswa yang belum memiliki SIM namun mengendarai motor atau mobil ke sekolah akan langsung ditilang. Sebab, selama ini sudah diberi sosialisasi dan imbauan.

"Kami tidak mengimbau lagi, tapi langsung ditilang saja," kata Wikha, Senin (30/7/2018).

Wikha menuturkan bahwa keselamatan siswa-siswi sangat penting, sebab mereka akan menjadi generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, jajaran pihaknya meminta kepada para siswa untuk tidak mengendarai motor sebelum mempunyai SIM.

"Ini untuk keselamatan mereka," ujarnya.


Artikel ini telah tayang di surabaya.tribunnews.com dengan judul Polres Gresik akan Langsung Tilang Pelajar yang Kedapatan ke Sekolah Pakai Kendaraan Tanpa SIM, http://surabaya.tribunnews.com/2018/07/30/polres-gresik-akan-langsung-tilang-pelajar-yang-kedapatan-ke-sekolah-pakai-kendaraan-tanpa-sim.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Sabtu, 28 Juli 2018

Driver Online Gresik Resah Oleh Ulah Pemain Slot Opik Grab

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Beberapa paguyupan taksi online yang ada di wilayah kabupaten Gresik merasa resa dengan adanya para pemain slot yang ada di Gresik bagian utara.

Khususnya para driver yang melintas di daerah kecamatan Bungah, Sedayu, Dukun, Panceng dan Ujungpangkah. Mereka selalu terkena order fiktif dari para pemain slot.

Para pemain slot ini menggunakan aplikasi Grab dalam mengoperasionalkan order fiktifnya. Mereka melakukan permainan order fiktif untuk mengejar insentif yang dijanjikan oleh Aplikator Grab.

Besaran insentif yang diberikan menurut skema dari aplikasi grab yaitu 9 trip dengan bonus insentiv Rp. 80.000,-. 14 trip dengan bonus insentiv Rp. 180.000,– dan 20 trip dengan bonus insentif sebesar Rp. 310.000,-.

Para pemain slot ini makin canggih dalam melakukan aksinya, mereka tidak harus berada di lokasi tersebut namuncukup di remot dari jarak jauh. Sehingga jika hanya keberadaan mereka sulit diketahui.

Abdul kholiq (30) salah satu pengemudi online yang rumahnya di desa Kisik kecamatan bungah mengatakan jika dirinya dan semua driver di gresik merasa sangat dirugikan dengan adanya pemain slot tersebut.

“mereka sangat mengganggu kerja kami sebagai driver online, karena selalu kena opik (order fiktif). Juga kasihan sama penumpang yang order jika dapat driver online fiktif. Bisa berjam –jam menunggu tapi tidak ada mobilnya yang menjemput” ujar kholiq. (27/7/2018)

Adanya pemain slot yang menggangu di daerah gresik sebenarnya sudah dilaporkan baik via telepon call centre grab maupun via aplikasi. Namun hingga hari ini belum ada tindakan real dari pihak aplikator dan para pemain slot semain banyak dan semakin merajalela di daerah tersebut.

Para driver Online di Gresik berharap agar aplikator grab bisa memperhatikan keluhan dan permasalahan tersebut sehingga mereka bisa mencari rejeki untuk keluarga dengan nyaman. (shol)


Artikel ini telah tayang di panjinasional.net dengan judul Driver Online Gresik Resah Oleh Ulah Pemain Slot Opik Grab, https://panjinasional.net/2018/07/28/driver-online-gresik-resah-oleh-ulah-pemain-slot-opik-grab/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Rabu, 25 Juli 2018

Dongkrak PAD, Dishub Kabupaten Gresik Tertibkan Parkir Liar

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Agar tak semakin meresahkan para pegendara, baik mobil atau sepeda motor, Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Gresik tertibkan parkir liar di sejumlah lokasi. Sebab, keberadaan parkir liar itu telah meresahkan para pengguna tempat parkir.

Diantara lokasi tempat parkir yang ditertibkan petugas Dishub itu seperti di kawasan pasar tradisional di Jl Gubernur Suryo dan Samanhudi Gresik. ”Kami tertibkan parkir liar yang ada di tepi jalan umum agar tak menganggu ketertiban umum,” tutur Sekretaris Dishub, Agustin H Sinaga, Selasa (24/7) kemarin.

Menurut Sinaga, biasa Sekretaris Dishub ini akrab dipanggil, penertiban parkir liar itu dilakukan dalam rangka menegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2011 tentang retribusi jasa umum (parkir tepi jalan) dan Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang retribusi jasa usaha (parkir khusus). ”Dan penertiban ini akan kami lakukan terus dengan lokasi berbeda,” tegas mantan Kabid Pendataan pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan dan Aset Daerah (DPPKAD) ini.

Ditambahkan Sinaga, penertiban parkir liar sengaja dilakukan karena banyak yang memanfaatkan areal parkir tepi jalan umum tanpa izin. Selain itu, banyak juga jukir yang bertugas menjaga areal-areal parkir di tempat parkir khusus (pajak parkir) seperti di mini market, dan perbelanjaan juga menarik parkir di tepi jalan umum. Padahal, parkir tepi jalan umum sifatnya retribusi dan menjadi wewenang Dishub.

Sinaga bahkan kerap menemukan Jukir menggunakan karcis tak sesuai dengan areal parkir yang dikelolanya. Fakta ini menyebabkan pendapatan retribusi parkir di tepi jalan umum yang menjadi wewenang Dishub hilang. ”Maka agar retrebusi parkir bisa meningkat, kami akan terus melakukan razia ke sejumlah titik yang kerap dijadikan lahan parkir liar,” tandasnya. [eri]


Artikel ini telah tayang di harianbhirawa.com dengan judul Dongkrak PAD, Dishub Kabupaten Gresik Tertibkan Parkir Liar, http://harianbhirawa.com/2018/07/dongkrak-pad-dishub-kabupaten-gresik-tertibkan-parkir-liar/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Puskesmas Metatu Diduga Buang Limbah Medis Sembarangan, Dinkes Gresik Siapkan Teguran

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Front Peduli Suara Rakyat (LSM-FPSR) Kabupaten Gresik, Aris Gunawan mendesak kepada pihak terkait dalam hal ini Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, supaya memberikan sangsi berat terhadap Kepala Puskesmas Metatu Kecamatan Benjeng dengan ditemukannya sampah medis yang dibuang sembarangan di belakang Puskesmas.

” Kami, LSM FPSR sangat menyayangkan tindakan pegawai puskesmas metatu yang membuang limbah medis ngawur apalagi puskesmas tersebut dekat dengan pasar dan sekolahan, yang tidak menutup kemungkinan limbah medis tersebut bisa menularkan penyakit kemasyarakat. Dan kami mengharapkan agar pihak dinas Kesehatan dalam hal ini bertanggung jawab atas kelalaian petugas puskesmas tersebut, serta aparat penegak hukum untuk segera menindak lanjuti temuan kami, mumpung belum ada masyarakat yang kena dampaknya,”ujar Aris.

Dikhawatirkan, kata Aris, dampak dari sampah tersebut yang berkemungkinan besar membawa bibit penyakit atau dampak lainnya karena jarum suntik dan botol obat, botol infus dan bekas obat merupakan benda yang tak dipungkiri juga mengandung bakteri. Apalagi jarum suntik dan benda tajam lainya bila terkena warga yang sedang melintas.

www.gresik24jam.org

”Atau dampak lainnya, penyalahgunaan bekas sampah medis oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata dia.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Dholam saat dikonfermasi via phonselnya pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti atas apa yang dilakukan oleh Puskesmas Metatu dengan membuang limbah medis sembarangan.

“Makanya nanti kita akan memberikan arahan terkait pengelolaan limbah sesuai dengan prosedur.” kata Kadis Kesehatan saat dikonfirmasi via telepon. Selasa (24/7).

Meski semua pihak maupun Kepala Puskesmas sudah tahu bahwa limbah tersebut sangat sangat membahayakan bagi kesehatan maupun lingkungan. Sejauh ini Kepala Dinas masih belum memberikan sangsi berat terhadap pelaku tersebut. Dinas Kesehatan dalam hal ini yang mempunyai otoriter pengawasan bila terbukti hanya memberikan teguran.

“Iya kalau memang konfermasinya iya berarti saya harus memberikan teguran dan harus diluruskan sesuai prosedur,” pungkas Dholam mengakhiri telephonnya.

Padahal dalam hal tersebut sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah
Nomor 81 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah atau PP81/2012.
Kegiatan pemilahan sampah, pengumpulan sampah, dan pengolahan sampah, termasuk sebagai penanganan sampah yang merupakan bagian dari penyelenggaraan pengelolaan sampah.

Jika puskesmas tidak melakukan kegiatan pengelolaan sampah sesuai norma, standar, prosedur, atau kriteria sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan, pencemaran lingkungan, dan/atau perusakan lingkungan, maka dapat dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 10 tahun dan denda antara Rp100 juta hingga Rp5 miliar (Pasal 40 ayat (1) UU Pengelolaan Sampah). (sgg/yan)


Artikel ini telah tayang di memontum.com dengan judul Puskesmas Metatu Diduga Buang Limbah Medis Sembarangan, Dinkes Gresik Siapkan Teguran, https://memontum.com/48570-puskesmas-metatu-diduga-buang-limbah-medis-sembarangan-dinkes-gresik-siapkan-teguran.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

TNI Bersama Masyarakat Bersihkan TMP Randuagung Gresik

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Dalam memperingati hari jadi Korem Bhaskara Jaya, serta menyambut HUT RI. Kodim Gresik bersama anggota masyarakat, gotong royong bersihkan sampah dan rumput liar. Di Taman Makam Pahlawan Desa Randuagung, sebagai bentuk penghormatan pada jasa para pahlawan.

Kegiatan karya bhakti di ikuti oleh Pemuda Panca Marga ( PPM), FKPPI, Bela Negara, Pramuka, Trantip Kecamatan Kebomas, Pol PP, Polsek Kebomas. Bersih-bersih makam pahlawan, membersihkan sampah, memotong rumput liar yang tumbuh di areal TMP, juga mengecat nisan dan pembatas pusara.

Menurut Dandim 0817/Gresik Letkol Kav Widodo Pujianto, SH mengatakan. Bahwa kegiatan ini dilakukan setiap tahun, untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur, sekaligus kita meneladani pengorbanan beliau yang telah di makamkan di taman makam pahlawan.

“Sebagai penerus mengisi kemerdekaan, kita semua mempunyai kewajiban kewajiban memelihara dan merawat bersama anggota masyarakat makam ini. Sebab karena jasa mereka, kita semua bisa menikmati kemerdekaan dan sekarang harus mempertahankanya.”pungkasnya di hadapan peserta apel jelang bersih bersih di TMP. [kim]


Artikel ini telah tayang di harianbhirawa.com dengan judul TNI Bersama Masyarakat Bersihkan TMP Randuagung Gresik, http://harianbhirawa.com/2018/07/tni-bersama-masyarakat-bersikan-tmp-randuagung-gresik/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Kembangkan Wisata Bahari, UMG Kirim 50 Mahasiswa ke Pulau Bawean

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Sebagai salah satu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengirim 50 Mahasiswa dan 6 dosen melaksanakan pengabdian di Pulau Bawean.

Pulau yang berada di tengah laut Jawa ini dijadikan tempat pengabdian berkesinambungan dengan mengangkat tema yang sama, "Bawean Berdaya saing dan Berkelanjutan".  Inovasi mahasiswa dan dosen akan tercurahkan selama 40 hari dan disebar di Kecamatan Sangkapuran dan Kecamatan Tambak

Salah satu program unggulan tahun ini adalah melanjutkan program tahun kemarin terkait wisata bahari, "Kita sudah mengenalkan ekonomi kerakyatan melalui wisata Batu Elong, yang dikembangkan mahasiswa UMG tahun lalu," terang Awang Wicaksono, ketua LPM UMG.

Tahun ini UMG akan konsentrasi dengan pembangunan insfrastruktur teknologi pendukung melalui pemanfaatan inovasi mahasiswa KKN untuk pengembangan wisata bahari Bawean.

"Kami akan coba memanfaatkan transformasi data untuk pengabdian kali ini, di Bawean sudah ada Internet maka kita harus bisa memanfaatkan akses itu untuk pengembangan Pulau Bawean", ujar Faris, dosen manajemen yang turut serta.

Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) telah 3 tahun ini melaksanakan KKN dan pengabdian dosen di Bawean. Selain KKN, masih banyak program dosen UMG yang menjadikan Pulau Bawean sebagai objek penelitian dan program-program lain. (*)


Artikel ini telah tayang di timesjatim.com dengan judul Kembangkan Wisata Bahari, UMG Kirim 50 Mahasiswa ke Pulau Bawean, http://www.timesjatim.com/read/41262/20180724/095014/kembangkan-wisata-bahari-umg-kirim-50-mahasiswa-ke-pulau-bawean/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Buang Limbah Medis Sembarangan, Dinkes Gresik Siapkan Teguran

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Buang limbah medis sembarangan, Puskesmas Metatu, Kec Benjeng mendapat teguran Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik selaku lembaga atasan. Sebab, tindakan yang Puskesmas itu bukan hanya memberi contoh tidak baik, tapi juga melanggar aturan.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Front Peduli Suara Rakyat (LSM-FPSR) Kab Gresik, Aris Gunawan, bahkan juga angkat bicara. Ia mendesak Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, dr Nurul Dholam, supaya memberi sanksi berat terhadap Kepala Puskesmas Metatu. ”Kami, LSM FPSR sangat menyayangkan tindakan pegawai Puskesmas Metatu yang membuang limbah medis ngawur apalagi Puskesmas itu dekat dengan pasar dan sekolahan,” ujarnya, Selasa (24/7).

Menurut Aris, tidak menutup kemungkinan limbah medis yang dibuang di belakang Puskesmas itu bisa menularkan penyakit kepada masyarakat. ”Kami berharap agar pihak Dinas Kesehatan dalam hal ini bertanggung jawab atas kelalaian Petugas Puskesmas,” tuturnya.

Aris mengkawatirkan, dampak dari sampah itu bisa membawa bibit penyakit atau dampak lainnya karena jarum suntik dan botol obat, botol infus dan bekas obat merupakan benda yang tak dipungkiri juga mengandung bakteri. Apalagi jarum suntik dan benda tajam lainnya bila terkena warga yang sedang melintas

Kepala Dinas Kesehatan Kab Gresik, dr Nurul Dholam, mengaku belum mengetahui secara pasti atas apa yang dilakukan Puskesmas Metatu dengan membuang limbah medis sembarangan. ”Makanya nanti kita akan memberikan arahan terkait pengelolaan limbah sesuai dengan prosedur,” katanya.

Karena belum tahu, Dinkes masih belum memberikan sanksi terhadap pelakunya. Dinas Kesehatan dalam hal ini yang mempunyai otoriter pengawasan bila terbukti akan memberikan teguran.
”Kalau memang betul ya harus dikasih teguran,” kata Dholam

Padahal, lanjut Dholam, hal itu sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 81 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah atau PP Nomor 81 tahun 2012.

Kegiatan pemilahan sampah, pengumpulan sampah, dan pengolahan sampah, termasuk sebagai penanganan sampah yang merupakan bagian dari penyelenggaraan pengelolaan sampah.

Jika Puskesmas tak melakukan kegiatan pengelolaan sampah sesuai norma, standar, prosedur, atau kriteria sehingga mengakibatkan gangguan kesehatan masyarakat, gangguan keamanan, pencemaran lingkungan, atau perusakan lingkungan, maka dapat dipidana. [eri]


Artikel ini telah tayang di harianbhirawa.com dengan judul Buang Limbah Medis Sembarangan, Dinkes Gresik Siapkan Teguran, http://harianbhirawa.com/2018/07/buang-limbah-medis-sembarangan-dinkes-gresik-siapkan-teguran/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Bea Cukai Gresik Klaim Target Penerimaan Tercapai

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya B (KPPBCTM) Gresik mengklaim optimis target penerimaan untuk konstribusi ke APBN di tahun 2018 tercapai.

Untuk mendukung konstribusi tersebut KPPBCTM Gresik, terus mengoptimalkan pencapaian penerimaan cukai rokok di tahun 2018 ini. Sebab, kondisi penerimaan cukai di semester satu ini belum maksimal.

Kepala Sub Seksi Pelayanan Informasi KPPBC Gresik, Faisal Andy mengatakan pada semester pertama 2018 realisasi penerimaan cukai KPPBC Gresik mencapai Rp 172,075 miliar atau sekitar 32 persen dari target Rp 530,051 miliar.

"Kami masih optimis target bisa terealisasi. Ini masih pertengahan tahun," ujarnya, Selasa (24/07/2018).

Diakui Faisal, target cukai rokok di KPPBCTMB Gresik di tahun 2017 belum tercapai. Pasalnya, di wilayah kerja KPPBC Gresik yakni Kabupaten Gresik dan Lamongan jumlah industri dan pabrik rokok tidak banyak.

"Di Lamongan ada dua industri rokok. Gresik justru tidak ada. Ini yang membuat penerimaan cukai di tempat kami tidak begitu besar," paparnya.

Kendati demikian kata Faisal, target penerimaan Bea Keluar dan Bea Masuk tahun ini tercapai. Melihat, banyak pelabuhan, baik berstatus milik sendiri maupun umum di Gresik.

"Penerimaan Bea Masuk tahun ini sebesar Rp 64 miliar. Sementara realisasi yang tercatat semester pertama 2018 hanya mencapai Rp 32 miliar atau 50,27 persen dari target," tuturnya.

Untuk bea keluar tahun 2018 KPPBCTM menargetkan Rp 6,120 miliar sementara realisasi yang berhasil dicapai Rp 1,521 miliar atau 24,85 persen.

Kepala KPPBC Gresik, Indra Gautama Sukiman mengaku berupaya menindak peredaran rokok tanpa cukai. Pihaknya secara rutin menggelar sosialisasi ketentuan dibidang cukai hasil tembakau untuk mencegah peredaran rokok ilegal.

"Kami menghimbau masyarakat diminta aktif berperan melaporkan ke kantor bea dan cukai jika ada distributor yang tidak dilengkapi pita cukai," pungkasnya. [dny/ted]


Artikel ini telah tayang di beritajatim.com dengan judul Bea Cukai Gresik Klaim Target Penerimaan Tercapai, http://beritajatim.com/ekonomi/334613/bea_cukai_gresik_klaim_target_penerimaan_tercapai.html.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Selasa, 24 Juli 2018

Polres Gresik Perkuat Intelijen Cegah Radikalisasi Terorisme

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Gresik: Jajaran Polres Gresik, Jawa Timur memperkuat tim intelijen dalam kegiatan kontra radikalisasi terorisme di lingkungan masyarakat. Pencegahan juga dilakukan dengan menyasar pemerintah daerah, tokoh agama hingga pelajar.

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro mengatakan tim intelijen terebut punya akses informasi data penyebaran paham radikalisme yang telah dipetakan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Pemantauan juga dilakukan terhadap wilayah rawan untuk dilakukan pencegahan.

"Beberapa orang yang patut diduga dan diawasi sudah kami lakukan. Kami perkuat fungsi intelijen, ada tim sendiri melakukan kegiatan pemantauan," ujar Wahyu ditemui di kantornya, Senin, 23 Juli 2018.

Badan Intelijen Negara (BIN) tingkat Provinsi Jatim juga terlibat melakukan pemantauan di wilayah Gresik. Koordinasi kontra radikalisasi terorisme dilakukan tiap bulan, sekaligus menyusun strategi keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami sudah kerja sama deklarasi bersama, bupati dandim, kejaksaaan, pengadilan negri dan seluruh tokoh agama memantau dengan maksimal kontra radikalisme," ujarnya.

Jajaran di tingkat terdekat dengan mayarakat juga dinilai perlu berperan penting untuk ikut serta dalam memberikan rasa aman. Seluruh Polsek di kawasan Gresik, kata Wahyu, wajib untuk melakukan sosialisasi dan meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat setempat.

"Kami andalkan tiga pilar kamtibmas. Babinkamtibmas, Babhinsa, RT dan RW untuk memantau kegiatan rapat-rapat atau kumpul-kumpul. Kemudian juga setiap Senin kami berikan informasi kepada pelajar secara rutin sebagai narasumber pembina upacara," tandasnya.

Wahyu menambahkan, jajarannya juga telah menyiapkan satuan tugas khusus Antiterorisme. Tim yang beranggotakan 45 personel Polri itu telah menjalani latihan khusus untuk dihadirkan menjaga keamanan wilayah selama 24 jam.

"Wilayah harus punya tim yang punya kemampuan dan sewaktu-waktu bisa digerakkan. Kalau nanti Densus 88 melakukan upaya paksa di wilayah kami, kami siapkan tim bernama Black Panther untuk personel bantuan," pungkas dia.


Artikel ini telah tayang di medcom.id dengan judul Polres Gresik Perkuat Intelijen Cegah Radikalisasi Terorisme, https://www.medcom.id/nasional/hukum/zNAwWoZk-polres-gresik-perkuat-intelijen-cegah-radikalisasi-terorisme.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Sanusi Rahman Terpanggil Untuk Selamatkan Persegres Gresik United

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Sanusi meminta dirinya tidak diintervensi bila dipercaya menangani Laskar Joko Samudro.

Persegres Gresik United makin dekat mendapatkan pelatih anyar untuk mengarungi laga sisa Liga 2 2018 Wilayah Timur setelah Sanusi Rahman mengklaim mencapai kesepakatan dengan manajemen.

Kursi pelatih Gresik United saat ini sedang kosong, menyusul pengunduran diri Pudji Handoko. Manajer Hendri Febri dan perwakilan manajemen telah bertemu dengan Sanusi di sebuah rumah makan kemarin siang. Sanusi tak asing dengan Gresik United, karena pernah menangani tim ini di Divisi Utama musim 2011.

“Kami bertemu membahas mengenai kemungkinan itu, tapi untuk tanda tangan kontrak resmi mungkin Senin. Perwakilan manajemen meminta saya agar mau melatih tim di sisa Liga 2 musim ini,” ungkap Sanusi.

“Saya pernah melatih Persegres musim 2011, jadi sudah kenal dengan tim ini. Saya juga sering bertemu, dan ditanya para pemain Persegres dulu terkait prestasi tim sekarang. Saya mau menerima tawaran ini, karena merasa terpanggil, dan ingin memperbaiki.”

Sanusi menambahkan, dalam pertemuan itu ia mengajukan syarat kepada manajemen jika diberikan kepercayaan menangani tim. Selain itu, Sanusi juga bakal membawa asisten pelatih sendiri, yakni Feri Hadi Kurniawan, yang sempat memperkuat Laskar Joko Samudro di musim 2011.

“Gresik ini gudangnya pemain muda potensial. Saya sudah bicara ke manajemen agar diberikan kepercayaan mencari pemain-pemain itu, yang punya ciri khas ngotot membela tanah kelahirannya. Saya tidak ingin dicampuri serta diintervensi,” beber Sanusi.

“Untuk asisten, saya akan ajak Feri, karena dia sudah lama dengan saya. Soal siapa pelatih kiper, itu saya serahkan kepada manajemen. Saya sendiri buta dengan kekuatan tim saat ini, karena terus terang lama enggak nonton.”

“Tapi dengan beberapa nama seperti David Faristian, Dedi [Indra], serta Wismoyo, saya sudah tahu, karena mereka sempat jadi anak buah saya di musim 2011 lalu. Tinggal akan saya lihat kemampuan pemain lain. Setelah itu baru saya bicara dengan manajemen soal penambahan pemain.” (gk-43)


Artikel ini telah tayang di goal.com dengan judul Sanusi Rahman Terpanggil Untuk Selamatkan Persegres Gresik United, http://www.goal.com/id/berita/sanusi-rahman-terpanggil-untuk-selamatkan-persegres-gresik/11xb3ueu6xlfm16f111mgvtr9x.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Senin, 16 Juli 2018

Surabaya Juara Umum, Gresik Ranking Kedua

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Surabaya berhasil merebut gelar juara umum kejuaraan provinsi kelompok umur panjat tebing 2018. Gelar juara ditentukan di hari terakhir, Minggu (15/7/2018) melalui satu emas di kategori Speed Classic Youth A atas nama Zainal Abidin.

Pada saat bersamaan pesaing terberatnya FPTI Gresik juga hanya merebut sekeping emas di kategori Speed Classic Youth D atas nama Aubasyafi Robi.

Adapun dua emas lainnya direbut Banyuwangi di kategori Youth D Putri dan Lamongan di Youth C Putri.

Maka Surabaya berhak mempertahankan gelar juara umum Kejurprov Panjat Tebing KU Jawa Timur 2018, dengan 10 emas, 7 perak, dan 12 perunggu.

Adapun Gresik harus puas menjadi runner up dengan 9 emas, 6 perak, dan 2 perunggu.

Ketua Umum FPTI Surabaya M.Efendi mengaku puas dengan hasil ini. Meskipun pihaknya seharusnya bisa menambah dua emas di hari terakhir.

“Ada dua emas yang lepas. Pertama di kategori Speed Classic C Putri yang overconfidence, dan satu lagi foul start,” terang pria yang akrab disapa Kriwul itu.

Menurutnya, capaian tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu. Kejurprov KU tahun lalu FPTI Surabaya bisa mendapat 14 medali. “Tahun ini ada pengurangan nomor di kategori spider kids. Tidak masalah, yang penting kami masih merebut juara umum,” lanjutnya.

Sementara itu, Manajer Kontingen panjat tebing Gresik Abas Rock mengaku kecewa dengan hasil ini. Upayanya menjegal Surabaya sebagai juara umum pupus. Di hari terakhir pihaknya mendulang sekeping emas dan satu perunggu.

“Tentu kecewa. Tapi mau bagaimana lagi, inilah hasil terbaik yang bisa kami dapatkan,” ujarnya. Sama halnya dengan Surabaya, atletnya ada yang terpeleset dan berdampak pada perolehan medali, terutama di hari ketiga dan keempat. [way/air]


Artikel ini telah tayang di beritajatim.com dengan judul Surabaya Juara Umum, Gresik Ranking Kedua, http://beritajatim.com/olahraga/333799/surabaya_juara_umum,_gresik_ranking_kedua.html.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Kapal Pengangkut Barang Pecah Belah Terbakar di Pelabuhan Gresik

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Sebuah kapal pengangkut barang pecah belah terbakar di Pelabuhan Gresik. Saat ini tengah dilakukan pemadaman terhadap kapal itu.

"Kami terima laporan kejadian pada pukul 10.30 WIB. " kata Kasat Polair Gresik AKP Noer Mahfud saat dihubungi detikcom, Senin (16/7/2018).

Mahfud juga mengatakan saat ini kapal sudah ditarik ke tengah agar tidak api tidak merambat ke kapal lain yang ada di sekitarnya.

"Saat ini kapal sudah ditarik ke tengah untuk keluar dari pelabuhan tempat sandar kapal agar api tidak menjalar. Saat ini tiga tug boat (bergerak) untuk tahap pembasahan," tambahnya.

Untuk saat ini, petugas masih belum mengetahui detail identitas yang dimiliki kapal tersebut, termasuk nama kapal dan jumlah penumpang yang menjadi korban.

"Kita belum ketahui detailnya. Saat ini petugas lagi pembasahan api di kapal. Untuk korban jiwa kita masih belum ketahui," tandasnya.


Artikel ini telah tayang di news.detik.com dengan judul Kapal Pengangkut Barang Pecah Belah Terbakar di Pelabuhan Gresik, https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4116967/kapal-pengangkut-barang-pecah-belah-terbakar-di-pelabuhan-gresik.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Minggu, 15 Juli 2018

Bupati Gresik Klaim, Pantai di Wilayahnya Lebih Indah dari Bali

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Kabupaten Gresik yang tidak begitu jauh dari Kota Surabaya ternyata banyak memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa.

Bupati Gresik Halim Sambari Radianto mengakui hal tersebut, selain asli putra daerah, politisi Partai Golkar ini menjelaskan Gresik semakin dikenal tidak hanya di seluruh Indonesia tapi juga di manca negara lantaran keindahan alamnya dan keramahan masyarakat Gresik.

Bahkan Sambari mengungkapkan, pantai-pantai di Gresik ini adalah Bali-nya Jawa Timur. "Pantai-pantai di Gresik ini adalah Bali-nya Jawa Timur. Pantai di sini tak kalah dengan di Bali," ujar Sambari kepada wartawan di Gresik, Sabtu (14/7/2018).

Selain keindahan alamiah Gresik, juga adalah Kabupaten dengan berbagai tempat wisata religi, di mana Gresik adalah tempat makam para Wali dan tempat pertapaan.

Berbagai destinasi wisata ini, terlihat sangat menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat, terutama usaha kecil dan menengah yang terus bergeliat.

Sebagaimana yang dikatakan Hanifah (29) seorang penjual pakaian, kaos pantai khas Gresik. "Iya yang beli banyak kalau wisatawan datang. Ada juga turis, orang bule beli," ujar Hanifah di pantai Delegan, Sabtu (14/7/2018).

Tidak hanya para pedagang pakaian, berbagai makanan juga laku, termasuk jasa sewa untuk naik Banana Boat.

Menurut Hanifah, Gresik memiliki banyak pantai, ada saudaranya juga berjualan di pantai lain. Pantai yang ada di Gresik diantaranya pantai pulau Bawean, pantai Mayangkara, pantai Pulau Gili, pantai Tanjung Gaang, pantai Sukaoneng, pantai Ria, pantai Kuburan Panjang, pantai Pulau Noko, dan pantai Pulau Noko Selayar.

Wilayah Gresik berbatasan langsung dengan kota Surabaya dan Selat Madura di sebelah Timur, Kabupaten Lamongan di sebelah barat, laut Jawa disebelah utara, serta Kabupaten Sidoarjo dan Mojokerto di sebelah selatan.


Artikel ini telah tayang di goaceh.co dengan judul Bupati Gresik Klaim, Pantai di Wilayahnya Lebih Indah dari Bali, https://www.goaceh.co/berita/baca/2018/07/15/bupati-gresik-klaim-pantai-di-wilayahnya-lebih-indah-dari-bali#sthash.sUELnVPa.dpbs.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Sabtu, 14 Juli 2018

Kabupaten Gresik Raih Juara I Lingkungan Bersih dan Sehat

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Kabupaten Gresik dinobatkan sebagai Juara I  pelaksana terbaik lomba Lingkungan Bersih Dan Sehat (LBS) tingkat Propinsi Jawa Timur. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik , Maria Ulfa Sambari menerima piala dan thropy juara tersebut dari Ketua TP PKK Propinsi Jawa Timur, Nina Sukarwo di Pendopo Bupati Madiun dalam rangka Hari Keluarga N.asional (Harganas) Ke-25, Jumat, (13/7)

Usai menerima piagam dan penghargaan, Maria Ulfa Sambari menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik atas penghargaan juara I yang diterimanya saat ini.

“Berkat dukungan seluruh masyarakat Gresik, kami selalu mendapat penghargaan. Khusus kepada warga Doudo, Kec Panceng yang telah meraih juara I, kami berharap agar hal ini bisa memberikan motivasi kepada seluruh masyarakat untuk selanjutnya bisa lebih baik. Juara bukan tujuan, tapi implementasi untuk membangun masyarakat menuju terciptanya lingkungan masyarakat Doudo yang bersih dan sehat itu adalah hal penting yang harus dilaksanakan terus menerus” katanya.

Atas prestasi ini, Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno mengaku bangga dan bersyukur. Menurutnya ada banyak hal sehingga Desa Doudo Panceng ini bisa juara berkaitan dengan pelaksanaan hari keluarga Nasional tingkat Propinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Madiun ini.
“Saya lihat di desa ini nilai plusnya cukup banyak. Dukungan Pemerintah Daerah juga saya lihat cukup bagus disini. Lingkungan Desa Doudo layak untuk dijadikan percontohan bagi daerah lain,” ujarnya.

Sutrisno juga bersyukur atas sinergitas antar unsur pendukung yang sangat kuat, pelayanan kesehatan, KB dan PKK-nya saling support sehingga berhasil mengantarkan Desa Doudo khususnya Kabupaten Gresik untuk menjadi percontohan bagi daerah lain. Tidak hanya di tingkat Provinsi, tetapi mungkin juga sampai ke tingkat Nasional.

“Kami harap kesadaran akan kebersihan tidak hanya dilakukan saat ini saja, namun harus dilakukan dengan kesadaran diri sendiri bahwa menjaga kebesihan lingkungan memang kewajiban kita bersama. Disamping itu, pihak lintas sectoral dapat memberikan pembinaan secara teruis menerus agar Desa Doudo menjadi panutan bagi desa lain di Kabupaten Gresik,” kata mantan Camat Kebomas. [eri]


Artikel ini telah tayang di harianbhirawa.com dengan judul Kabupaten Gresik Raih Juara I Lingkungan Bersih dan Sehat, http://harianbhirawa.com/2018/07/kabupaten-gresik-raih-juara-i-lingkungan-bersih-dan-sehat/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Bamsoet: Gresik Bisa Lebih Maju dengan Wisata Religi dan UKM

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Ketua DPR Bambang Soesatyo meyakini Kabupoaten Gresik bisa lebih maju dengan mengembangkan potensi pangan mandiri, usaha kecil menengah dan pariwisata.

Hal ini disampaikan Bambang dalam sambutan pada acara press gathering wartawan koordinatoriat DPR RI dengan Pemkab Gresik, di Hotel Majapahit, Surabaya pada Jumat (13/7) malam. Selain forum diskusi, kegiatan ini juga diisi dengan kunjungan ke Gresik pada Sabtu (14/7)

“Dengan pembangunan potensi wisata dan potensi dunia usaha dan pangan mandiri yang selaras, saya berkeyakinan Gresik dapat tumbuh menjadi kabupaten yang maju dan bersaing dengan kabupaten lain dari seluruh wilayah Indonesia,” ucap Bamsoet.

Pada forum yang dihadiri Bupati Gresik Sambari Halim Radiantob dan jajaran, ketua DPR yang beken disapa dengan panggilan Bamsoet mengatakan bahwa salah satu hal termuat dalam nawacita pemerintah adalah meningkatkan kualitas hidup manusia dan meningkatkan produktivitas rakyat.

Oleh karena itu, dalam membicarakan potensi pembangunan, khususnya Kabupaten Gresik, pemerintah daerah jangan hanya melihat dari pembangunan fisik, tetapi juga potensi-potensi lainnya.

Sektor yang memiliki peranan besar dalam perekonomian di Gresik memang dari sektor industri, karena itu cukup banyak dan menyerap tenaga kerja. Namun jangan dipungkiri bahwa daerah tersebut memiliki potensi dari sektor pertanian, sektor dunia usaha, dan sektor pariwisata.

“Sebagai Kota Santri, Gresik dapat mengembangkan potensi wisata religi dengan menelusuri jejak-jejak peninggalan Wali Songo. Selain itu Gresik juga memiliki potensi wilayah panorama alam, seperti Pulau Bawean, Pantai Delegan, dan lainnya yang sayang jika tidak dikembangkan lebih baik bagi," tutur politikus Golkar itu.

Sejalan dengan pembangunan potensi pariwisata tersebut, terdapat pula potensi pembangunan dari dunia usaha, terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Karenanya, dia berharap Pemkab Gresik sebagai penentu kebijakan dapat mengarahkan UKM yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan, dan peningkatan daya saing.(fat/jpnn)


Artikel ini telah tayang di jpnn.com dengan judul Bamsoet: Gresik Bisa Lebih Maju dengan Wisata Religi dan UKM, https://www.jpnn.com/news/bamsoet-gresik-bisa-lebih-maju-dengan-wisata-religi-dan-ukm.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Ketua DPR Dorong Gresik Ciptakan Kawasan Pangan Mandiri

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Pemerintahan Kabupaten Gresik diminta untuk mendukung dan menciptakan kawasan pangan mandiri. Sebab, kawasan pangan mandiri sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan.

Demikian disampaikan Ketua DPR, Bambang Soesatyo (Bamsoet), dalam sambutannya di acara Press Gathering wartawan Parlemen dengan tema "Potensi Pembangunan Kabupaten Gresik Melalui Pangan Mandiri, Dunia Usaha, Dan Wisata", di Hotel Majapahit, Surabaya, Jumat (13/7).

Menurutnya, perlu diketahui bersama pemerintah telah mencanangkan kawasan pangan mandiri sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan. Potensi pembangunan ini dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat.

"Untuk itu diperlukan kebijakan-kebijakan dari pemerintah, dalam hal ini pemerintah Kabupaten Gresik, yang mendukung prinsip-prinsip pencapaian pangan mandiri," kata Bamsoet.

Bamsoet menjelaskan, prinsip tersebut antara lain kemandirian yang menolak segala ketergantungan dari pihak lain serta memaksimalkan kemampuan sendiri dalam mencapai tujuan.

"Kecukupan ekonomi, partisipatif sebagai pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat, transparan dan kredibel," terangnya.

"Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut pada kebijakan yang dirumuskan, maka diharapkan pembangunan di Kabupaten Gresik dapat memaksimalkan potensi pembangunan melalui pangan mandiri," demikian Bamsoet.

Dalam acara tersebut turut hadir Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi, Anggota Komisi XI DPR Misbakhun, Anggota Komisi III DPR Dossy Iskandar, Humas dan pemberitaan DPR, serta Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto.


Artikel ini telah tayang di jurnas.com dengan judul Ketua DPR Dorong Gresik Ciptakan Kawasan Pangan Mandiri, http://www.jurnas.com/artikel/37672/Ketua-DPR-Dorong-Gresik-Ciptakan-Kawasan-Pangan-Mandiri/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Ketua DPR: Membangun Gresik Lewat Tiga Sektor

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang sangat besar bisa dijadikan modal untuk membangun, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun hingga saat potensi tersebut  belum dimanfaatkan secara maksimal.

Begitu ditegaskan Ketua DPR Bambang Soesatyo saat membuka acara Press Gathering Koordinatoriat Wartawan Parlemen dengan tema "Potensi Pembangunan Kabupaten Gresik Melalui Pangan Mandiri, Dunia Usaha dan Wisata" di Gresik, Jumat malam (13/7).

Pernyataan itu disampaikannya setelah mendengarkan pemaparan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto tentang pencapaian hasil pembangunan di Gresik.

Selain Bambang acara itu juga dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPR Viva Yoga Mauladi, Anggota Komisi III DPR dari Nasdem Achmad Sahroni, Anggota Komisi XI DPR dari Golkar M. Misbakhun, Setjen DPR RI beserta jajarannya, serta wartawan Koordinatorat DPR.

Bambang kagum dengan hasil pembangunan di Kabupaten Gresik, yang dinilainya sangat luar biasa.

"Kabupaten Gresik ternyata memiliki potensi pembangunan yang sangat membanggakan. Daerah ini punya potensi di sektor pertanian, sektor dunia usaha, dan sektor pariwisata. Perlu juga diketahui bersama bahwa pemerintah telah mencanangkan kawasan pangan mandiri sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan," ujarnya.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, peningkatan kualitas hidup manusia dan meningkatkan produktivitas rakyat, merupakan bagian dari Nawacita pemerintahan Joko Widodo. Dan dengan potensi yang dimiliki, Gresik menurutnya bisa mewujudkan progran tersebut.

"Ini adalah sektor yang memiliki peranan besar dalam perekonomian di Kabupaten Gresik, misalnya dari sektor industri, karena industri tersebut cukup banyak dan menyerap tenaga kerja," kata Bamsoet begitu dia akrab disapa.

Selain itu, kata dia, potensi pembangunan ini dilakukan melalui proses pemberdayaan masyarakat. Untuk itu diperlukan kebijakan-kebijakan dari pemerintah, dalam hal ini pemerintah Kabupaten Gresik, yang mendukung prinsip-prinsip pencapaian pangan mandiri.

Prinsip tersebut, ujarnya antara lain kemandirian yang menolak segala ketergantungan dari pihak lain serta memaksimalkan kemampuan sendiri dalam mencapai tujuan kecukupan ekonomi partisipatif sebagai pendekatan dalam pemberdayaan masyarakat transparan dan kredibel.

"Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut pada kebijakan yang dirumuskan, maka diharapkan pembangunan di Kabupaten Gresik dapat memaksimalkan potensi pembangunan melalui pangan mandiri," katanya lagi.

Pada kesempatan itu, mantan Ketua Komisi III DPR itu juga mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak mengesampingkan masih terdapat potensi lain yang bisa dikembangkan di Gresik, terutana di sektor pariwisata dan dunia usaha.

"Sebagai Kota Santri, Gresik dapat mengembangkan potensi wisata religi dengan menelusuri jejak-jejak peninggalan Wali Songo," katanya.

Bambang mengatakan Kabupaten Gresik juga memiliki potensi wilayah panorama alam, seperti Pulau Bawean, Pantai Delegan, dan lainnya. Tapi pihaknya menyayangkan potensi parisiwaata itu tidak dikembangkan lebih baik lagi.

Sejalan dengan pembangunan potensi pariwisata tersebut, ujarnya, maka terdapat pula potensi pembangunan dari dunia usaha, terutama Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Karenanya, dia berharap pemerintah kabupaten sebagai penentu kebijakan dapat mengarahkan UKM yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan, dan peningkatan daya saing.

"Pentingnya pembangunan potensi wisata dan potensi dunia usaha yang selaras, saya berkeyakinan Gresik dapat tumbuh menjadi kabupaten yang maju dan bersaing dengan kabupaten lain dari seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.

Dia mengatakan, patut diketahui bahwa DPR berkeinginan untuk terus membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat. Tujuannya tidak lain adalah semata agar masyarakat dapat menerima informasi dan perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung.

"Pers juga memiliki kesempatan untuk meliput potensi-potensi pembangunan tersebut. Hal ini sejalan dengan fungsi pers untuk menyiarkan informasi kepada khalayak, serta perannya sebagai kontrol sosial kepada pemerintah agar dapat tetap berjalan dalam koridor konstitusi," ujarnya menambahkan.

Dengan potensi-potensi pembangunan yang ada di Kabupaten Gresik, dukungan dari DPR dan Pemerintah termasuk Pemerintah Daerah, serta apresiasi dari rekan-rekan media, Bamsoet percaya Gresik dapat mewujudkan pembangunan yang adil, sejahtera, dan berkualitas. [rus]


Artikel ini telah tayang di nusantara.rmol.co dengan judul Ketua DPR: Membangun Gresik Lewat Tiga Sektor, http://nusantara.rmol.co/read/2018/07/14/347687/Ketua-DPR:-Membangun-Gresik-Lewat-Tiga-Sektor-.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Jumat, 13 Juli 2018

Timbulkan Bau Busuk, Warga Lima Desa di Gresik Demo Pabrik Jebe KOKO

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Ratusan warga dari 5 Desa di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik pengolahan kakao PT. Jebe KOKO, Jumat (13/7/2018). Warga memprotes aktivitas produksi pabrik yang mengeluarkan bau busuk.

“Pabrik Jebe KOKO ini sudah bertahun-tahun mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Sudah berkali-kali kita layangkan protes tapi tidak dihiraukan. Kita hanya dikasih janji belaka,” ujar Koordinator Aksi, Abdul Hamid, Jumat (13/7/2018).

Dalam aksi ini, warga lima Desa yakni, Manyarrejo, Manyar Sidomukti, Manyar Sidorukun, Peganden dan Leran, mendesak kepada perusahaan untuk segera menghentikan operasional kerja.

“Tutup saja, kita sudah lelah dibohongi oleh pihak pabrik yang tidak kunjung menyelesaikan persoalan bau menyengat ini,” ucapnya.

Tidak hanya diikuti oleh para pria, sejumlah perempuan dan anak-anak juga tampak bergabung dalam aksi demo ini. Mereka pun mendesak pihak managemen pabrik untuk segera keluar dan menanggapi persoalan warga ini.

Tak berselang lama, sejumlah perwakilan warga diterima pihak perusahaan untuk mediasi. Kendati begitu, warga yang ada di luar pabrik masih bereaksi dan tetap bertahan di lokasi demo.


Artikel ini telah tayang di faktualnews.co dengan judul Timbulkan Bau Busuk, Warga Lima Desa di Gresik Demo Pabrik Jebe KOKO, https://faktualnews.co/2018/07/13/timbulkan-bau-busuk-warga-lima-desa-di-gresik-demo-pabrik-jebe-koko/88460/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

LPG 3 Kg Mulai Langka, Begini Penjelasan Pemkab Gresik

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - LPG bersubsidi 3 kg di Gresik mulai langka. Hal itu terlihat dari beberapa toko peracangan yang sudah kosong. Kelangkaan ini diduga karena terlambat pengiriman.

Warga Perumahan Graha Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Musfiroh, Kamis (12/7/2018), mengatakan terpaksa membeli LPG 3 kg bersubsidi di tetangganya lantaran di toko-toko sudah tak lagi menjual.

"Dua toko prancangan kehabisan LPG 3 KG. Terpaksa membeli di tetangga yang masih punya stok LPG 3 KG," kata Musfiroh.

Terkait kelangkaan ini, Kepala Dinas UKM dan Perindustrian Perdagangan Kabupaten Gresik, Agus Budiono, menyatakan sedang ada perubahan sistem pengiriman.

"Untuk LPG 3 kg akan ada perubahan sistem distribusi. Mungkin ada kaitannya dengan pengalihan dari LPG bersubsidi ke nonsubsidi. Kami sendiri masih tunggu dari Pertamina," tandas Agus.


Artikel ini telah tayang di surabaya.tribunnews.com dengan judul LPG 3 Kg Mulai Langka, Begini Penjelasan Pemkab Gresik, http://surabaya.tribunnews.com/2018/07/12/lpg-3-kg-mulai-langka-begini-penjelasan-pemkab-gresik.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Rabu, 11 Juli 2018

Asal Mula Buaya Sepanjang 2,5 Meter di Gresik Dipanggil Pon-pon

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Kebersamaan Andiyas (55), warga RT 5/RW 2 Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik Kota, Gresik, dengan buaya rawa berjenis kelamin betina yang sempat diperliharanya berakhir, Selasa (10/7/2018).

Buaya yang sempat lepas tersebut, sudah dievakuasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Surabaya, untuk selanjutnya dibawa ke penangkaran buaya yang ada di Kota Batu, Malang.

“Saya sudah ikhlas dibawa petugas, meski sebenarnya dalam hati ini masih agak sedikit berat. Apalagi, kemarin juga sempat lepas dan membuat warga di sini heboh,” ujar Andiyas, Selasa (10/7/2018).

Buaya tersebut sehari-hari dipelihara di halaman belakang rumah Andiyas, di kandang yang menyerupai kubangan dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 1,3 meter, dengan kedalaman sekitar 0,5 meter. Buaya ini biasa dipanggil dengan sebutan Pon-pon.

“Saya dan keluarga biasa memanggilnya dengan Pon-pon. Saya berikan nama itu, sebab saat saya temukan dulu itu pas Pon (pasaran Jawa),” jelasnya.

Untuk makanan, Pon-pon biasa diberikan makanan berupa daging ayam segar.

Dengan keseharian, hewan amphibi itu disebut Andiyas jarang berlaku aneh-aneh dan cenderung tidak membahayakan pemilik serta keluarganya.

“Empat hari sekali kami berikan ayam segar, itu pun nggak banyak, paling seperempat kilogram. Tapi nggak tahu kenapa, kemarin pas diberi makanan oleh anak saya seperti biasanya, Pon-pon tiba-tiba berontak dan berhasil keluar rumah,” tutur Andiyas.

Pon-pon pertama kali ditemukan Andiyas sebesar biawak di tambak tak jauh dari rumahnya. Ia kemudian memeliharanya selama lima tahun di kandang yang berada di halaman belakang rumah.

Namun hal tak disangka sempat terjadi. Pon-Pon sempat berontak dan menerobos keluar rumah pada Minggu (8/7/2018), yang sempat menghebohkan warga sekitar.


Artikel ini telah tayang di regional.kompas.com dengan judul Asal Mula Buaya Sepanjang 2,5 Meter di Gresik Dipanggil Pon-pon, https://regional.kompas.com/read/2018/07/10/20323701/asal-mula-buaya-sepanjang-25-meter-di-gresik-dipanggil-pon-pon.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Selasa, 10 Juli 2018

Membahayakan, Buaya Piaraan Warga Gresik Dievakuasi BKSDA

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Seekor buaya muara sungai sepanjang 2,5 meter terpaksa harus berpisah dengan pemiliknya Andiyas (55) warga Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur, usai dipelihara selama 5 tahun di kolam belakang rumahnya.

Dianggap cukup membahayakan karena ukurannya yang terlalu besar, buaya seberat 1 kuintal tersebut akhirnya dievakuasi oleh petugas Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah III Surabaya, pada Selasa (10/7/2018) sore.

Ditambah lagi, proses evakuasi ini dilakukan karena buaya berjenis kelami jantan dengan sebutan Ponpon ini sempat lepas ke pemukiman warga. Kendati buaya tersebut akhirnya berhasil ditangkap dan dikembalikan lagi ke empang belakang rumah pemiliknya.

Andiyas menyebut, buaya yang dipeliharanya tersebut sudah jinak. Bahkan, dia tidak merasa takut sedikit pun saat memegang buaya itu. Hanya saja, karena tempat penampungannya sudah tidak muat lagi, maka dia pun harus rela menyerahkan buaya itu ke BKSDA.

“Buaya ini sehari-hari saya kasih makan ayam. Dia pernah lepas tapi tidak lama kemudian akhirnya kita tangkap,” ujar Andiyas usai membantu petugas BKSDA melakukan evakuasi terhadap buaya miliknya.

Kepala Seksi BKSDA wilayah III Surabaya Dodit Ari Bintoro mengatakan, evakuasi terhadap buaya muara ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat. Terlebih lagi, buaya ini merupakan salah satu jenis satwa dilindungi yang perlu penanganan khusus.

“Setelah kita evakuasi rencananya buaya ini akan kita bawa ke penangkaran buaya Kota Batu Malang, dengan mengunakan mobil khusus satwa,” ungkap Dodit.


Artikel ini telah tayang di faktualnews.co dengan judul Membahayakan, Buaya Piaraan Warga Gresik Dievakuasi BKSDA, https://faktualnews.co/2018/07/10/membahayakan-buaya-piaraan-warga-gresik-dievakuasi-bksda/88040/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Sabet Juara II, Tahun Depan PCNU Gresik Siapkan NU Gresik Award

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - PCNU Kabupaten Gresik dinobatkan sebagai juara 2 pada pagelaran NU Jatim Award 2018, Senin (9/7/2018) di Gedung PWNU Jawa Timur setelah bersaing dengan 5 PCNU nominasi terbaik.

Meski baru setahun kepengurusan NU Gresik dalam kendali KH Moh Chusnan Ali (Ketua Tanfidziyah) dan KH Mahfudh Ma’shum (Rais Syuriyah) dilantik, laju organsiasi ini berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah dari tujuh kategori yang kami ikuti, PCNU Gresik juara 2, mendapatkan yang terbaik di sektor pendidikan,” ujar salah seorang pengurus PCNU Gresik kepada duta.co usai menerima penghargaan NU Jatim Award 2018.

Dalam gebyar NU Jatim Award 2018 yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, sejumlah pimpinan parpol, delegasi luar negeri serta pimpinan PT Mandiri Persero Region Jawa Timur ini, PCNU Gresik hanya kalah dari PCNU Sidoarjo yang menjadi juara umum se-Jawa Timur.

“Memang masih banyak lembaga dalam taraf koordinasi, karena umur (kepengurusan baru) PCNU Kabupaten Gresik sendiri baru satu tahun terhitung setelah pelantikan pengurus,” tambahnya.

Kendati demikian, ia menjelaskan, PCNU Gresik tak mau ‘berpangku tangan’, ada keinginan kuat merebut juara pertama di NU Jatim Award 2019 yang akan datang.

Untuk itu, sebelumnya Gresik akan mengadakan NU Award sendiri, yang akan diikuti MWC dan Ranting se-Kabupaten Gesik guna memotivasi dalam mengembangkan dan menjalankan roda organisasi NU yang berada di Kabupaten Gresik.

Di sisi lain, nahdliyin Gresik juga bangga, karena orkestra yang menjadi penampilan utama pada acara tersebut merupakan pelajar SMA NU 1 Kabupaten Gresik.

“Pelajar SMA NU 1 Gresik dididik tidak hanya dalam bidang pengetahuan, tetapi juga dalam bidang skill keterampilan yang menopang para pelajar dari SMA NU 1 Kabupaten Gresik,” demikian disampaikan kepala sekolah SMA NU 1 Gresik, Drs H Moh Nasihuddin, MPd. (raf,jen,am)


Artikel ini telah tayang di duta.co dengan judul Sabet Juara II, Tahun Depan PCNU Gresik Siapkan NU Gresik Award, https://duta.co/sabet-juara-ii-tahun-depan-pcnu-gresik-siapkan-nu-gresik-award/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Bacaleg Gresik Datangi RSUD Ibnu Sina Untuk Periksa Kejiwaan

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Sejumlah bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019, di Kabupaten Gresik Jawa Timur. Mendatangi RSUD Ibnu Sina Gresik, untuk menjalani tes kesehatan badan dan kejiwaan.

Sebab, hasil tes tersebut menjadi persyaratan untuk bisa mendaftarkan diri ke KPUD Gresik. Untuk bisa menjadi calon Legislatif pada Pemilu Legislatif (Pilleg) 2019 mendatang.

Syafiqi M Zain salah seorang Bacaleg asal Partai Gerindra Kabupaten Gresik, mengaku sengaja datang ke RSUD Ibnu Sina untuk melakukan tes kesehatan dirinya.

“Tes yang saya lakukan meliputi tes kesehatan fisik maupun kejiwaan, karena ini menjadi salah satu syarat utama bagi saya untuk bisa mendaftar sebagai Bacaleg pada tahun 2019,” katanya kepada Siagaindonesia.com usai menjalani tes, Selasa (10/7/2018).

“Pelaksanaan tes dilaksanakan seperti halnya kegiatan tes-tes pada umumnya. Yakni, peserta diberikan soal yang berisi berbagai pertanyaan yang harus dijawab oleh peserta tes,” ujarnya.
Di tambahkan Syafiqi, bahwa tes dilakukan secara bersama-sama tidak perorangan. Sebab, jumlah Bacalegnya banyak sedangan petugas kesehatan yang melakukan tes jumlahnya terbatas. Sedangkan, batas akhir tes kesehatan kejiwaan pada 17 Juli 2018 mendatang.

“Tujuan dari tes, adalah untuk memastikan seorang Bacaleg yang akan maju pada Pilleg 2019. Dipastikan sehat jasmani dan tidak ada riwayat terganggu kejiwaannya,” tutur, mantan anggota Legislatif periode 2004-2009 silam.

“Alhamdulillah, hasil tes yang telah saya lakukan baik. Baik jasmani maupun kejiwaan, tidak ada masalah sedikitpun. Orang saya sehat dhohir dan batin masak ndak lulus tes,” tandasnya. Zer


Artikel ini telah tayang di siagaindonesia.com dengan judul Bacaleg Gresik Datangi RSUD Ibnu Sina Untuk Periksa Kejiwaan, http://www.siagaindonesia.com/187999/bacaleg-gresik-datangi-rsud-ibnu-sina-untuk-periksa-kejiwaan.html.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Parpol dan Relawan Pengusung Khofifah-Emil Gresik Gelar Tasyakuran Kemengan

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Tasyakuran atas kemenangan pasangan Calon Gubenur dan Calon Wakil Gubenur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak. Digelar partai politik (Parpol) pengusung kontestan Pilkada Jatim itu, di halaman Kantor DPD Partai Golkar Gresik, Senin (9/7/2018).

Hadir dalam kegiatan itu, petinggi partai politik (parpol) dan tim relawan pemenangan hadir dalam tersebut. Diantaranya, KH.Robbach Ma’sum, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Gresik, Ketua DPC PPP Kabupaten Gresik Achmad Nadir, serta Pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Khozin Ma’sum.

Ahmad Nurhamim Ketua DPD Partai Golkar sekaligus Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil Kabupaten Gresik menyatakan, bahwa kegiatsn ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur atas kemenangan Khofifah-Emil. “Meski kegiatan ini, tak dihadiri Bu Khofifah dan Mas Emil. Namun, tidak mengurangi nilai dan makna dari rasa syukur atas keberhasilan yang kita raih,” ujarnya.
“Keberhasilan yang kita raih ini, karena kerja keras semua pihak. Baik itu, parpol pengusung, tim relawan dan para saksi yang diterjunkan ke tempat pemunggutan suara (TPS) saat berlangsungnya pencoblosan,” tegasnya.

“Alhamdulillah, kerja keras kita terbayar dengan angka kemenangan suara yang melebihi target. Dari target kemenangan 55 persen, nyatanya pasangan yang kami usung Khofifah-Emil menang dengan suara 58 persen,” tuturnya.

Menurut Nurhamim, ketidakhadiran Khofifah karena yang bersangkutan sedang ikut rapat pleno terbuka penetapan Cagub-Cawagub Jatim terpilih di KPU Jawa Timur. “Ibu Khofifah minta maaf tidak bisa hadir, hanya bisa menyampaikan salam hormat,” tandasnya.

Sementara, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Gresik KH. Robbach Ma’sum dalam sambutannya menyatakan, bahwa tasyakuran ini. Dilakukan bukan untuk menyombongkan diri, tetapi bentuk rasa syukur. “Ini bukan kegiatan hura-hura, tapi sesuatu yang berhasil kita raih. Wajib kita syukuri sesuai dengan perintah Allah SWT Tuhan yang maha kuasa,” ucapnya.

“Kemenangan Khofifah-Emil ini, untuk masyarakat Jawa Timur secara keseluruhan. Untuk itu, kita juga akan mengawal konsep atau program Khofifah-Emil dalam memimpin Jawa Timur nantinya,” pungkasnya. Zer


Artikel ini telah tayang di siagaindonesia.com dengan judul Parpol dan Relawan Pengusung Khofifah-Emil Gresik Gelar Tasyakuran Kemengan, http://www.siagaindonesia.com/187875/parpol-dan-relawan-pengusung-khofifah-emil-gresik-gelar-tasyakuran-kemengan.html.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam

Kecamatan Driyorejo dan Menganti Paling Rawan Narkoba di Gresik

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Dua Kecamatan di Kabupaten Gresik cukup mengkhawatirkan dalam peredaran narkoba. Hal itu diungkapkan Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro saat gelar perkara di Mapolres Gresik, Senin (9/7/2018). Kapolres mengungkapkan, Selama sebulan saja, yaitu Juni 2018, Polres Gresik berhasil mengungkap 15 kasus dengan total 18 tersangka. Dua Kecamatan tersebut adalah Kecamatan Driyorejo dan Kecamatan Menganti.

“Driyorejo paling rawan karena berbatasan langsung dengan Surabaya, Sidoarjo, dan Mojokerto. Demikian juga dengan Menganti yang berbatasan langsung dengan Benowo, Surabaya,” ujarnya kepada media.

Dari ungkap kasus, sebanyak sabu 14,5 gram berhasil diamankan, 639 butir pil koplo, handphone 10 unit, pipet 10 buah, satu kompor, dan uang Rp 222.000. Dari total belasan tersangka, delapan diantaranya adalah pengedar, delapan lainnya kedapatan membawa sabu, dan dua sisanya adalah pengguna.

“Narkoba yang diedarkan di Gresik dalam ungkap kasus ini berasal dari Surabaya, tepatnya daerah Pulosari dan Tambakasri,” kata Kapolres. “Dari pengakuan tersangka, paket hemat sabu satu poketnya dijual Rp200 ribu,” imbuhnya.

Sasaran penjualan narkoba kebanyakan adalah karyawan swasta atau buruh pabrik. Ia mengaku belum mendapatkan tersangka dari pelajar maupun mahasiswa. Rata rata tersangka berusia mulai 24 tahun hingga 47 tahun.

Modus yang digunakan para pengedar adalah shelter putus, komunikasi melalui ponsel. Misalnya pembeli menaruh uang di suatu tempat seperti terminal, kemudian penjual menaruh barangnya juga di suatu tempat. Kemudian pegedarnya kabur.

Ancaman hukuman yang diberikan kepada pengedar yaitu Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, atau denda paling sedikit Rp 1 miliar serta paling banyak Rp 10 miliar.

Untuk delapan tersangka yang kedapatan membawa narkoba dikenakan Pasal 112 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun, atau denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.

Sedangkan, pengguna diancam dengan Pasar 132 Jo Pasal 112 Ayat (1) Jo Pasal 127 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 20019 tentang Narkotika. Ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun.(sgg/yan)


Artikel ini telah tayang di memontum.com dengan judul Kecamatan Driyorejo dan Menganti Paling Rawan Narkoba di Gresik, https://memontum.com/46522-kecamatan-driyorejo-dan-menganti-paling-rawan-narkoba-di-gresik.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jam