Minggu, 05 Agustus 2018

Jambret Jalanan di Gresik Semakin Merajalela

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Aksi jambret jalanan di Gresik semakin merajalela. Tidak terhitung lagi berapa jumlahnya aksi bandit jalanan tersebut melukai korbannya. Masyarakat Gresik menunggu tindakan tegas dari aparat Kepolisian.

Aksi serupa kembali terjadi. Kali ini korbannya adalah Eni Cahyaning saat menjemput anaknya Rahma dan Rani sepulang dari les dengan mengendarai sepeda motor. Pada saat itu, korban warga asal Perumahan Green Garden Gresik tidak ada masalah sewaktu akan menjemput di Perumahan Gresik Kota Baru (GKB).

Jalanan yang dilintasi korban masih ramai. Eni tidak kepikiran akan terjadi sesuatu. Usai dijemput dua anaknya dibonceng di jok belakang. Saat sampai di Jalan Wahidin Sudirohusodo Gresik, tepatnya di RSUD Ibnu Sina Gresik. Ada dua pemuda yang sedang membuntuti korban mencoba menjambret tas korban yang diletakkan di stir sebelah kiri.

"Tas saya gantung di setir sebelah kiri,” kata Eni, Sabtu (4/08/2018).

Perempuan berusia 37 tahun itu, berteriak termasuk anaknya. Tas miliknya coba dipertahankan. Namun, tas tersebut akhirnya lepas. Ironisnya, tas berisi ponsel dijambret oleh dua pemuda yang membuntuti. Tidak hanya itu, Eni terjatuh di aspal naasnya tulang keringnya tertindih sepeda motor yang dikendarainya. Bahkan, dua anaknya terlempar ke aspal.

Kepala Rahma dan Rani membentur median jalan. Rani hanya bisa menangis. Rahma sempat pingsan. Untungnya, ada pengguna jalan yang melihat kejadian itu. Eni dan dua anaknya langsung dibawa ke IGD RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan perawatan.

Kaki kiri Eni mengalami patah tulang. Perawat memasangkan bidai (balok kayu untuk menahan posisi tulang yang patah). Rahma siuman setelah dibawa ke ruang perawatan.

Eni mengaku tidak melihat jelas kedua pelaku yang menjambret tas miliknya Yang jelas, dua orang itu terlihat masih remaja mengenakan kaus warna hijau tua. Sedangkan yang dibonceng mengenakan kaus merah. "Kedua pelaku tidak mengenakan helm dan kabur ke arah Cerme," tuturnya.

Kanitreskrim Polsek Kebomas Iptu Nur Sugeng Ari Putera mengaku suami korban sudah datang ke kantor. "Kami masih melakukan penyelidikan, dan korban sudah dimintai keterangan," ujarnya.

Mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo itu mengaku sudah mendapat informasi itu sejak malam. Anggota Unit Reskrim sudah melakukan penyelidikan.

"Kita masih bekerja di lapangan. Doakan pelaku segera tertangkap," tandasnya. [dny/ted]


Artikel ini telah tayang di beritajatim.com dengan judul Jambret Jalanan di Gresik Semakin Merajalela, http://www.beritajatim.com/hukum_kriminal/335620/jambret_jalanan_di_gresik_semakin_merajalela.html.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Kamis, 02 Agustus 2018

Punya Wifi Corner, SMAN 1 Gresik Ingin Bekali Siswa Soal IT

www.gresik24jam.org
Wifi Corner 2.0 di SMAN Gresik 1 yang baru diresmikan. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Gresik24Jam - Gandeng Telkom Surabaya, SMA Negeri 1 Gresik kini memiliki fasilitas wifi corner sendiri. Wifi corner dengan kecepatan 100Mbps itu, berada di lahan seluas 8x5 m2.

Kepala Sekolah SMAN 1 Gresik, Suswanto mengatakan pihak sekolah menyediakan lahan yang mereka anggap strategis. Fasilitas tersebut, mampu menyediakan koneksi internet untuk 40 komputer dna terbuka untuk umum.

"Fasilitas itu tentu bermanfaat bagi siswa. Kami ingin membekali siswa dengan pembelajaran tentang teknologi informasi (IT) dan entrepreneurship," kata Suswanto saat meresmikan Wifi Corner 2.0 di Gresik, Rabu (1/8).

www.gresik24jam.org
Wifi Corner 2.0 di SMAN Gresik 1 yang baru diresmikan. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Ia menjelaskan, dengan adanya wifi corner itu, pihaknya berharap siswanya dapat berwiraswasta dengan berjualan online. Selain itu juga, mereka dapat berinteraksi dan membangun komunikasi dengan para alumni SMAN 1 Gresil melalui internet. Meski, diakuinya sudah banyak alumni yang kerap memanfaatkan laboratorium IT yang sudah tersedia di SMAN 1 Gresik sejak lama.

"Jumlah alumni SMAN 1 Gresik tak kurang dari 16 ribu. Mereka terkadang mempunyai kegiatan di sekolah dengan memanfaatkan fasilitas di beberapa laboratorium IT," kata Suswanto.

Sementara itu, General Manager Telkom Surabaya Utara, Ahmad mengatakan, fasilitas itu juga dapat dimanfaatkan sebagai stimulus. Yakni, mendorong masyarakat di sekitar lokasi SMAN 1 Gresik peka terhadap teknologi informasi dan komunikasi.

"Sehingga dapat memanfaatkan teknologi dengan sebaik baiknya. Apalagi saat ini penggunaan media sosial merupakan suatu hal yang dibutuhkan," kata Ahmad.

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan, ada cara mudah jika masyarakat ingin mempunyai fasilitas yang sama. Terutama, bagi warga yang ingin memfungsikan sebuah gedung sebagai co-working space.

"Cukup mengunduh aplikasi MyWiCo yang telah tersedia di Google Play Store. Asal lokasinya berbadan hukum dan punya ijin usaha, dan tentu saja terjangkau jaringan Fiber Optik Telkom," katanya.


Artikel ini telah tayang di jawapos.com dengan judul Punya Wifi Corner, SMAN 1 Gresik Ingin Bekali Siswa Soal IT, https://www.jawapos.com/jpg-today/02/08/2018/punya-wifi-corner-sman-1-gresik-ingin-bekali-siswa-soal-it.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Rabu, 01 Agustus 2018

Ajak Cintai Pertanian, Mahasiswa UMG Gresik Bikin Olimpiade Lingkungan Hidup

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Himpunan Mahasiswa Agrotek UMG Gresik (Universitas Muhammadiyah Gresik) menggelar HIMAGROTEK FESTIVAL#1. Salah satu agenda pada festival ini adalah lomba untuk siswa SMA sederajat yang bertema “ Cintai Lingkungan Hidup dengan Gemar Bertani”.

Lomba ini meliputi Olimpiade Lingkungan Hidup yang memperebutkan piala Bupati Gresik, Cipta dan Baca Puisi bertema Lingkungan Hidup yang memperebutkan piala Dekan Pertanian UMG dan lomba Terrarium yang memperebutkan piala Ka. Prodi Agrotekteknologi UMG. Lomba ini diikuti siswa siswi SMA,SMK dan MA  dari kabupaten Gresik.

www.gresik24jam.org

Khoirul Anwar, ketua Himpunan mahasiswa jurusan Agroteknologi UMG mengatakan, tujuan diadakannya lomba ini adalah untuk mengajak remaja Indonesia mencintai lingkungan hidup mereka. Salah satunya dengan menyukai pertanian.

"Kami prihatin melihat pemuda sekarang, khususnya di Kota Gresik yang lebih memilih menjadi buruh pabrik meskipun orang tua mereka memiliki lahan pertanian yang luas untuk di garap. Karena itulah kami mengadakan kegiatan lomba ini agar bisa menyadarkan pemuda, khususnya siswa SMA,'' ujar Khoirul.

www.gresik24jam.org

Pangan, kata dia, akan selalu menjadi kebutuhan hidup pokok manusia. Tidak ada ceritanya manusia kesuliatan mencari konsumen bahan makanan. "Namun jika pemuda tidak lagi mau bertani, apakah selamanya kita akan menggantungkan impor produk pertanian dari luar negeri, sementara kita memiliki lahan yang masih luas untuk dikelola dan dapat menghasilkan produk pertanian yang beragam,” tuturnya.

Khoirul menjelaskan, kegiatan ini ke depannya akan menjadi agenda rutin HIMAGROTEK UMG Gresik. Dia berharap tahun depan pesertanya akan lebih banyak dan lebih beragam. “Semoga tahun depan peserta lomba tidak hanya berasal dari kabupaten Gresik tetapi juga dari kota kota lain di Jawa Timur,'' ujarnya. (*)


Artikel ini telah tayang di timesindonesia.co.id dengan judul Ajak Cintai Pertanian, Mahasiswa UMG Gresik Bikin Olimpiade Lingkungan Hidup, https://www.timesindonesia.co.id/read/178591/20180731/215510/ajak-cintai-pertanian-mahasiswa-umg-gresik-bikin-olimpiade-lingkungan-hidup/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Atlet Taekwondo Gresik Borong Medali Emas di Kejuaraan Antar Pelajar Tingkat Jawa Timur

www.gresik24jam.org
Atlet Taekwondo Gresik semangat berlatih untuk memborong juara

Gresik24Jam - Atlet Taekwondo Kabupaten Gresik berhasil memborong medali emas dalam kejuaraan Taekwondo antar pelajar tingkat Provinsi Jawa Timur.

Total medali emas yang direbut yaitu 23 emas, 27 perak dan 8 perunggu.

Pengurus Taekwondo Kabupaten Gresik Uly Darojah mengatakan, dari total 67 atlet yang mewakili Kabupaten Gresik pada kejuaraan Taekwondo antar pelajar tingkat Provinsi Jawa Timur, atlet Gresik berhasil meraih banyak medali.

"Gresik berhasil membawa pulang 23 medali emas, 27 perak 8 perunggu dari total 67 atlet yang mewakili Kabupaten Gresik. Jadi rata-rata 58 atlet menorehkan medali," kata Uly yang juga ketua Hijabers Kabupaten Gresik, Rabu (1/8/2018).

Lebih lanjut Uly menambahkan, dari juara sebanyak itu, diharapkan Taekwondo bisa meraih juara lebih banyak pada Porprov Jatim 2019.

"Dari juara ini bisa untuk persiapan Porprov 2019. Nanti targetnya ngeborong lebih banyak emas," katanya.


Artikel ini telah tayang di surabaya.tribunnews.com dengan judul Atlet Taekwondo Gresik Borong Medali Emas di Kejuaraan Antar Pelajar Tingkat Jawa Timur, http://surabaya.tribunnews.com/2018/08/01/atlet-taekwondo-gresik-borong-medali-emas-di-kejuaraan-antar-pelajar-tingkat-jawa-timur.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Selasa, 31 Juli 2018

Diejek Suporter Indonesia, Malaysia U-16 Diminta Mundur dari Piala AFF


Gresik24Jam - Kasus dipasang terbaliknya bendera Indonesia dalam unggahan di media sosial milik pemain Tim Nasional (Timnas) Malaysia U-16 berbuntut panjang. Meski Amirul Ashrafiq Hanifah telah meminta maaf, kekeliruan itu tampaknya telah melukai hati masyarakat Indonesia.

Imbasnya, para pemain Malaysia U-16 mendapat ejekan dari suporter Indonesia saat mereka menghadapi Thailand U-16 dalam laga Piala AFF U-16 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (30/7/2018). Ketika itu, sejumlah suporter Indonesia yang hadir menyanyikan lagu dengan lirik 'Malaysia itu anji**'.


Dan, ejekan itu ternyata ditanggapi serius oleh pihak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Mereka bahkan mengadu kepada Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) dan Federasi Sepak Bola Asia (AFC) perihal kejadian itu.

Tak cukup sampai di situ, suara lebih lantang bahkan meminta skuat Malaysia U-16 untuk segera menarik diri dari perhelatan Piala AFF U-16. Hal itu disuarakan oleh pemilik Johor Darul Takzim, Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim, melalui akun Twitter resmi klubnya.

"Selama perhelatan Piala AFF U-16 di Indonesia ketika Timnas Malaysia U-16 melawan Thailand, ada suporter (Indonesia) yang bernyanyi dengan nada provokasi 'Malaysia itu anj**' dan 'Amirul itu anji**'. Saya mendesak dan akan memastikan bahwa Presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menulis surat protes resmi ke AFF dan AFC terkait dengan insiden itu, dan menarik diri dari turnamen (Piala AFF U-16) jika diperlukan. Saya percaya hal itu harus segera dilakukan," tulis Tunku Ismail Ibni Sultan Ibrahim.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai Presiden FAM itu turut mempertanyakan diplomasi yang dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia, Syed Saddiq. Menurutnya, dengan kejadian itu, diplomasi bukanlah hal yang tepat untuk mencapai jalan keluar.


"Nama negara kita sudah dinodai dan direndahkan. Mana yang lebih penting, untuk berjaya atau popular? Sebagai pimpinan, kita seharusnya tak boleh terlalu asyik untuk menyenangkan semua orang. Terkadang, kita harus membuat keputusan yang sulit dan tak disukai untuk kebaikan negara," pungkasnya.

Hawa panas tersebut bermula dari unggahan pemain Malaysia U-16 Amirul Ashrafiq Hanifah dalam Instagram Story miliknya. Alih-alih menaruh bendera Indonesia, ia justru menyematkan bendera Polandia. Hal itu kemudian memantik reaksi keras dari masyarakat Indonesia.


Artikel ini telah tayang di today.line.me dengan judul Diejek Suporter Indonesia, Malaysia U-16 Diminta Mundur dari Piala AFF, https://today.line.me/id/pc/article/Diejek+Suporter+Indonesia+Malaysia+U+16+Diminta+Mundur+dari+Piala+AFF-qrpMam.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

128 Calon Jammah Haji dari Dispendik Kabupaten Gresik Mendapat Pembekalan

www.gresik24jam.org
Wabup Qosim didampingi Kadispendik Mahin dan Kabag Humas Sutrisno saat memberikan pembekalan untuk calon jamaah haji Dispendik Gresik

Gresik24Jam - Sebelum melaksanakan ibadah di tanah suci, sebanyak 128 calon jamaah haji (calhaj) di lingkup Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik mendapat pembekalan ibadah haji dari Wakil Bupati Gresik  H. Moh. Qosim.

Pembekalan tersebut dilakukan di aula Dispendik, Senin (31/07/2018) yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Mahin serta seluruh calon jamaah haji yang bakal berangkat ke tanah suci pada tanggal 7 Agustus mendatang.

Mahin menilai, pembekalan ini penting dilakukan kepada para calon jamaah haji. Terutama dalam hal menjaga kesehatan dan  juga fisik dari mulai keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

“Agar pelaksanaan haji berjalan dengan lancar, perlu adanya kesadaran para jamaah haji untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan dan juga menjaga pola makan,” ujar Mahin.

Karena, sambung Mahin, ibadah haji membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan prima, sehingga menjadi haji yang mabrur dan sehat. Oleh sebab itu, kesehatan haji sangat penting untuk dijaga.

Kadispendik Mahin juga mengatakan kepada calon jamaah haji bahwa selama melaksanakan ibadah di tanah suci untuk senantiasa fokus sepenuhnya terhadap rangkaian-rangkaian ibadah yang dilakukan. “Jangan sampai terlewatkan setiap rangkaian ibadah yang anda lakukan di tanah suci nanti,” pesan Mahin.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Gresik H. Moh. Qosim saat memberi pembekalan mengatakan bahwa melaksanakan ibadah haji merupakan upaya menyempurnakan rukun Islam yang kelima. Kendati demikian, Wabup juga menghimbau agar para calon jamaah haji untuk tidak sombong saat menjalankan ibadah haji.

“Saya minta kepada seluruh calon jamaah haji tidak sombong, karena yang punya sifat sombong hanyalah Allah SWT. Walaupun kita mempunyai harta yang berlimpah, namun tidak ada artinya dihadapan Allah SWT,” ujar Wabup Qosim disela-sela memberikan pembekalan kepada CJH.

Selain itu, orang nomor dua di Kabupaten Gresik tersebut juga mengingatkan betapa pentingnya menjaga kesehatan agar pelaksanaan ibadah dpaat berjalan maksimal.

Wabup yang sudah berkali-kali menunaikan ibadah haji dan umroh ini juga meminta agar calon jamaah haji selalu menjaga citra atau nama Kabupaten Gresik. Wabup tidak ingin terjadinya hal-hal yang dapat merugikan diri jamaah haji dan nama Kabupaten Gresik.

“Ada siaran di televisi jamaah haji yang mencabut kain kiswa atau kain penutup Ka’bah. Ada juga yang mencabut tumbuhan yang ada di sana. Itu yang saya tidak ingin terjadi pada jamaah sekalian,” imbuh Wabup.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno menambahkan, dari 128 jamaah haji dari lingkup Dispendik Gresik tersebut terdiri dari pegawai Dispendik sebanyak 2 orang, Pengawas 7 orang, Staf 5 orang, Guru TK 6 orang, Guru SD 66 orang dan Guru SMP sebanyak 42 orang.

“Jumlah calon jamaah haji dari lingkup Dispendik Gresik ini meningkat dari tahun sebelumnya, yakni 85 orang pada tahun 2017 yang lalu,” pungkas Sutrisno kepada Reportasenews.com. (dik)


Artikel ini telah tayang di reportasenews.com dengan judul 128 Calon Jammah Haji dari Dispendik Kabupaten Gresik Mendapat Pembekalan, http://reportasenews.com/128-calon-jammah-haji-dispendik-kabupaten-gresik-mendapat-pembekalan/.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg

Pelatih Baru Persegres Gresik United Inginkan Debut Indah

www.gresik24jam.org

Gresik24Jam - Harapan itu diapungkan Sanusi, karena Gresik United dilanda krisis pemain di laga nanti malam.

Pelatih anyar Persegres Gresik United Sanusi Rahman berharap mendapatkan debut indah kala tim besutannya menghadapi Martapura FC di Stadion Gelora Joko Samudro, Selasa (31/7) malam WIB, pada lanjutan Liga 2 2018 Wilayah Timur.

Sansui masuk menjadi pelatih menggantikan peran Pudji Handoko yang mengundurkan diri. Sanusi menyatakan, ia akan berusaha memimpin anak didiknya keluar dari tren negatif, meski dengan skuat minim usai melepas tujuh pemain, dan satu orang mengundurkan diri.

“Saya sebagai orang Gresik, tentu ingin memperbaiki prestasi tim ini, meski dengan skuat yang ada. Dengan waktu yang relatif singkat, saya memang harus putar otak. Apalagi sekarang tinggal 18 pemain. Itupun dua orang masih cedera, Dedi Indra dan Sigit. Jadi praktis tinggal 16 pemain saja,” beber Sanusi.

Meski demikian, Sanusi tetap optimistis skuat asuhannya bakal mampu memberikan perlawanan kepada Martapura FC yang saat ini menempati posisi lima besar di klasemen sementara.

“Materi pemain di tim ini sebenarnya sudah bagus, paduan antara pemain muda dan pengalaman. Hanya saja suasana tim yang kemarin kurang kondusif, dan itu yang coba saya ubah dalam lima hari ini. Dengan semakin kondusifnya tim, saya percaya para pemain akan bisa menampilkan sesuatu yang beda,” kata dia.

Sementara pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae menegaskan tidak ingin kalah semangat dengan menargetkan poin sempurna untuk menjaga posisi tetap bersaing di papan atas. Terlebih mereka baru saja menggaet mantan penggawa Gresik United musim lalu, Rahel Radiansyah.

“Soal siapa yang akan dimainkan, itu urusan nanti. Saya akan lihat yang paling siap. Saya tidak melihat ada pemain inti atau cadangan, semua pemain saya anggap punya kemampuan dan kesempatan yang sama. Semoga kami bisa meraih hasil bagus di lapangan,” tutur Frans.

“Dari tiga musim lalu, manajemen dan pendukung memang selalu berkeinginan agar tim bisa naik ke Liga 1. Target juga masih terus kami upayakan untuk musim ini.” (gk-43)






Artikel ini telah tayang di goal.com dengan judul Pelatih Baru Persegres Gresik United Inginkan Debut Indah, http://www.goal.com/id/berita/pelatih-baru-persegres-gresik-united-inginkan-debut-indah/137nxe2wgsu7z1i2ocdaqgi3zr.


Jangan lupa share di akun sosmedmu yah..
Terima kasih telah berkunjung ke Gresik 24 Jam.
Facebook Page : Gresik 24 Jam
Instagram: @gresik24jamg